
Ukraina dan Lithuania mengumumkan kesepakatan kerja sama militer baru yang berfokus pada produksi drone bersama dan penguatan keamanan regional.
Kesepakatan tersebut dikonfirmasi oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, setelah pertemuan dengan Presiden Lithuania, Gitanas Nausėda.
Menurut Zelensky, kemitraan ini akan memungkinkan kedua negara memperluas kemampuan pertahanan mereka dalam menghadapi ancaman modern, terutama yang berkaitan dengan meningkatnya penggunaan drone dalam konflik militer. Kesepakatan tersebut juga mencakup pengiriman para ahli militer Ukraina ke wilayah Lithuania untuk bekerja dalam pengembangan sistem keamanan dan pertahanan udara.
Pemerintah Ukraina menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara sekutu Eropa, termasuk dukungan kepada negara-negara Baltik dan Finlandia dalam mencegah masuknya drone ke wilayah udara mereka. Kyiv juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berkelanjutan Lithuania terhadap upaya Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa.
Selain kemitraan dengan Lithuania, Ukraina juga sedang membahas kemungkinan kerja sama strategis dengan Amerika Serikat di sektor drone. Sebuah nota kesepahaman awal yang disusun oleh kedua negara dapat membuka jalan bagi ekspor teknologi militer Ukraina dan pembentukan usaha patungan dengan perusahaan-perusahaan Amerika, sehingga memperluas produksi peralatan pertahanan.
Saya bertemu dengan Presiden Latvia, Edgars Rinkēvičs. Perhatian utama kami adalah kerja sama keamanan. Kami berharap dapat menandatangani kesepakatan dengan Latvia dalam format Drone Deal untuk membangun sistem berlapis guna melindungi langit dari berbagai jenis ancaman. Saya mengusulkan kerja sama ini kepada Presiden. Kami… pic.twitter.com/yPSRjiv6Lg
— Volodymyr Zelenskyy / Володимир Зеленський (@ZelenskyyUa) 13 Mei 2026
Sumber: Militarnyi | Foto: X @front_ukrainian | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
